26.4 C
Indonesia
Thursday, October 28, 2021
- Advertisement -

Moment Of The Day – 31 Januari

Sahabat Elshifa, kita akan mengingat sebuah peristiwa yang terjadi tanggal  31 Januari.

Hari ini tepatnya tanggal 31 Januari 1926 adalah pada saat NahdlatulUlama didirikan.

Nahdlatul ‘Ulama (Kebangkitan ‘Ulama atau Kebangkitan CendekiawanIslam), disingkat NU, adalah sebuah organisasi Islam terbesar di Indonesia.Organisasi ini berdiri pada 31 Januari 1926 dan bergerak di bidang keagamaan,pendidikan, sosial, dan ekonomi. Kehadiran NU merupakan salah satu upayamelembagakan wawasan tradisi keagamaan yang dianut jauh sebelumnya, yakni pahamAhlussunnah wal Jamaah.

Selain itu, NU sebagaimana organisasi-organisasi pribumi lain baikyang bersifat sosial, budaya atau keagamaan yang lahir di masa penjajah, padadasarnya merupakan perlawanan terhadap penjajah. Hal ini didasarkan, berdirinyaNU dipengaruhi kondisi politik dalam dan luar negeri, sekaligus merupakankebangkitan kesadaran politik yang ditampakkan dalam wujud gerakan organisasidalam menjawab kepentingan nasional dan dunia Islam umumnya.

NU menganut paham Ahlussunah waljama’ah, merupakan sebuah polapikir yang mengambil jalan tengah antara ekstrem aqli (rasionalis) dengan kaumekstrem naqli (skripturalis). Karena itu sumber hukum Islam bagi NU tidak hanyaal-Qur’an, sunnah, tetapi juga menggunakan kemampuan akal ditambah denganrealitas empirik. Cara berpikir semacam itu dirujuk dari pemikir terdahuluseperti Abu al-Hasan al-Asy’ari dan Abu Mansur Al Maturidi dalam bidangteologi/Tauhid/ketuhanan. Kemudian dalam bidang fiqih lebih cenderung mengikutimazhab: Imam Syafi’i dan mengakui tiga madzhab yang lain: Imam Hanafi, ImamMaliki,dan Imam Hanbali sebagaimana yang tergambar dalam lambang NU berbintang4 di bawah. Sementara dalam bidang tasawuf, mengembangkan metode Al-Ghazali danSyeikh Juneid al-Bagdadi, yang mengintegrasikan antara tasawuf dengan syariat.Gagasankembali ke khittah pada tahun 1984, merupakan momentum penting untukmenafsirkan kembali ajaran ahlussunnah wal jamaah, serta merumuskan kembalimetode berpikir, baik dalam bidang fikih maupun sosial. Serta merumuskankembali hubungan NU dengan negara. Gerakan tersebut berhasil kembalimembangkitkan gairah pemikiran dan dinamika sosial dalam NU.

Related Articles

Stay Connected

8,168FansLike
1,010FollowersFollow
500FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Latest Articles