21.4 C
Indonesia
Thursday, October 28, 2021
- Advertisement -

Moment Of The Day – 28 Januari

Sahabat Elshifa, kita akan mengingat sebuah peristiwa yang terjadi tanggal  28 Januari.

Hari ini tepatnya tanggal 28 Januari2011 adalah pada saat Terjadinya Gerakan Satu Juta Orang Pembela Demokrasi diMesir.

Rakyat Mesir kembali bangkit melawan kediktatoran, kemiskinan, dankorupsi. Kemarin, 30 Juni 2013, jutaan massa rakyat membanjiri jalanan dikota-kota besar dan kota-kota kecil, mulai dari area pedesaan Mesir atas hinggajantung industri Delta Sungai Nil dan di semua jalan di daerah utara. MuhammadMorsi dan Ikhwanul Muslimin, yang dulu dipuji Barat sebagai penyelamatkapitalisme Mesir kini benar-benar dilucuti oleh revolusi. Takdirnya kiniberada di tangan gerakan yang memiliki setiap kesempatan untukmenyingkirkannya.

Mengantisipasi hari aksi massa kemarin, demonstrasi telah terjadidi Kairo, Alexandria, dan beberapa kota lain termasuk Dagahliya, Sharqiya, danZagazig. Beberapa kantor Ikhwanul Muslimin dan sayap politiknya: PartaiKebebasan dan Keadilan di Delta Sungai Nil dan Alexandria dibom dan digeledahsementara bentrokan antara pendukung Morsi dan Kaum Revolusioner berujung padajatuhnya beberapa korban tewas dan ratusan luka-luka.

Sejak pagi hari 30 Juni, ribuan rakyat Mesir berkumpul di alun-alundan di depan gedung-gedung pemerintahan di seluruh penjuru Mesir. Kaumdemonstran di Gharbiya merantai beberapa pintu dari berbagai gedung dewan kotaserta menegakkan panji-panji dan spanduk bertuliskan “Ditutup Atas PerintahRevolusi“.

Namun seiring berjalannya waktu, gerakan ini makin membesar danmeraksasa, jauh melampaui apapun yang pernah kita saksikan semenjak permulaanrevolusi serta mengejutkan semua orang. Di Kairo, alun-alun Tahrir, dan semuajalan kesana, dibanjiri oleh kaum demonstran. Kerumunan yang sama juga tampakdi Heliopolis di sekitar Istana Kepresidenan yang lebih menyerupai banjirmanusia dan menutupi jalan protokol lebar sejauh mata memandang.Arak-arakanKaum Demonstran datang dari setiap penjuru kota melalui gelombang-gelombangyang seakan tanpa henti. Dari beberapa lokasi di Giza, suatu arak-arakan yangdipimpin oleh Hamdin Sabahi, kandidat presiden dari Nasserite serta Kamal AbuEita, pimpinan dari Federasi Serikat Buruh Independen Mesir berhasil menyatukanpuluhan ribu orang.

Related Articles

Stay Connected

8,168FansLike
1,010FollowersFollow
500FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Latest Articles