24 C
Indonesia
Wednesday, May 12, 2021
- Advertisement -

Moment Of The Day – 03 Februari

Sahabat Elshifa, kita akan mengingat sebuah peristiwa yang terjadi tanggal 03 Februari.

Hari ini tepatnya tanggal 03 Februari 1451 – Murad IISultan Kerajaan Ottoman wafat dan digantikan putranya, Mehmed II.

Murad II adalah Sultan Utsmaniyah dari 1421 hingga 1451 (kecuali dari masa antara 1444 hingga 1446).

Pemerintahan Murad II ditandai dengan peperangan panjang melawan para bangsawan Kristen di Balkan dan berbagai kadipaten Turki di Anatolia, konflik yang berlangsung selama 25 tahun. Ia besar di Amasya dan naik takhta setelah kematian ayahandanya.

Murad lahir pada tahun 1404 dan menghabiskan sebagian besar masa kecilnya di Amasya. Pada 1410, Murad bersama ayahnya, Sultan Mehmed I, pergi ke Edirne yang merupakan ibu kota Utsmani kala itu. Setelah ayahnya naik takhta, Murad ditugaskan untuk menjadi gubernur Amasya, sebagaimana tradisi di Utsmani untuk mengirim para pangeran menjadi gubernur di suatu wilayah sebagai bekal untuk memerintah kelak.

Murad tetap di Amasya sampai mangkatnya sang ayah pada 1421, menjadikan dia dinobatkan sebagai Sultan Utsmaniyah berikutnya di usianya yang masih enam belas tahun.

Murad yang sebenarnya lebih tertarik dalam masalah agama dan seni daripada pemerintahan turun takhta pada tahun 1444 dan menyerahkan kepemimpinan negara kepada putranya, Mehmed. Demi perlindungan Murad, wazir agung (perdana menteri) saat itu, Halil Pasya, membangunkan untuknya sebuah kastel yang dinamai sesuai nama keluarga wazir agung, Çandarlı. Keluarga Çandarlı adalah salah satu keluarga paling berpengaruh dalam sejarah Utsmani, bahkan hingga menyaingi Wangsa Utsmaniyah sendiri.

Meski demikian, Murad kembali berkuasa pada 1446 setelah Yanisari melakukan revolusi. Pada 1448, Murad berhasil mengalahkan persekutuan Kristen pada Pertempuran Kosovo Kedua. Saat kedudukan di Balkan cukup stabil, Murad berbalik mengarahkan perhatiannya ke arah Asia dan mengalahkan Syah Rokh (putra Timur Lenk), Kadipaten Karaman dan Çorum-Amasya. Pada 1450 Murad II melanjutkan pasukannya ke Albania dan melakukan pengepungan ke kastil Kruje untuk memadamkan pemberontakan yang dipimpin oleh Skanderbeg. Di musim dingin 14501451, Murad II sakit, dan meninggal di Edirne. Setelah mangkatnya, Mehmed kembali naik takhta menggantikan ayahnya.

Related Articles

Stay Connected

8,168FansLike
1,010FollowersFollow
500FollowersFollow
- Advertisement -

Latest Articles