KURANG DARI SEBULAN, AS-SYIFA AL-KHOERIYYAH BERHASIL BANGKIT DAN BERSIH DARI COVID-19

65

Subang – Setelah sebelumnya pada tanggal 27 Februari 2021 kasus Covid-19 di Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah meningkat hingga mencapai 141 kasus terkonfirmasi positif, kini kurang dari sebulan Yayasan As-syifa Al-Khoeriyyah berhasil bangkit dan seluruh santri juga pegawai sudah dinyatakan bersih dari covid-19, Sabtu(20/03/2021).

Hasil tes menunjukan peningkatan yang signifikan di setiap pekannya dimulai dari akhir Februari dinyatakan ada 141 kasus terkonfirmasi positif Covid-19, setelah melakukan tes kembali pada 7 dan 8 Maret 2021 data terkonfirmasi 87 kasus dinyatakan negatif dan masih ada 54 kasus terkonfirmasi positif.

Pada 13 Maret 2021 data terbaru menunjukan ada 56 orang yang mengikuti tes swab karena ada 2 kasusu tambahan dan hasilnya 53 kasus sudah dinyatakan negatif dari Covid-19 dan sisa ada 3 kasus yang masih terkonfirmasi positif.

Data terakhir pada 19 Maret 2021 menunjukan 3 orang mengikuti tes swab dan hasilnya sudah tidak ada lagi kasus yang terkonfirmasi positif dilingkungan As-Syifa Al-Khoeriyyah.

Ketua Satgas Covid-19 As-Syifa Al-Khoeriyyah H. Sudiman S.Pd, mengatakan rasa syukurnya kepada Allah SWT serta semuanya berkat dukungan dari berbagai pihak sehingga As-Syifa Al-Khoeriyyah dapat bangkit dari musibah ini, “Alhamdulillah atas izin Allah kurang dari satu bulan dan dukungan dari berbagai pihak selama ini dari Dinkes Subang, Pemerintah Kabupaten Subang, Satgas Subang, kemudian Satgas dari yayasan sendiri, pegawai kemudian para orang tua murid yang tentunya memberikan suport, doa dan dukungan yang luar biasa, sehingga Alhamdullillah per hari ini hari Sabtu 20 Maret 2021 sudah clear semua, sudah sembuh semua terakhir pada hari jumat kemarin kita lakukan tas ulang dan Alhamdulillah hasilnya negatif semua”, imbuhnya.

Selain itu ia juga terus menghimbau dan mengingatkan kepada seluruh pegawai dan santri agar memiliki kesadaran terkait penerapan protokol kesehatan dimanapun berada.

“Karena pada akhirnya satgas ataupun orang-orang sekitar ataupun dalam hal ini regulasi yang ada, lebih kepada sifatnya sebagai pelapis, yang terpenting adalah setiap dari individu, pegawai ataupun santri memiliki kesadaran sendiri”, jelasnya.

Untuk menyambut kedatangan setelah libur lebaran dan kembalinya santri melakukan pembelajaran tatap muka di akhir Juni nanti, Satgas Covid-19 As-Syifa Al-Khoeriyyah berencana untuk mendatangkan alat Ginos-19 sebagai penunjang proses scrining ketika kembali ke lingkungan As-Syifa.