29.4 C
Indonesia
Monday, July 4, 2022
- Advertisement -

Al-Imam Al-Bukhary Kembali ke Pangkuan Ilahi

Pada hari ketiga puluh Ramadhan tahun 256 Hijriyah telah wafat seorang ulama besar bernama Muhammad bin Isma’il bin Ibrahim bin al-Mughirah yang lebih dikenal dengan sebutan al-Imam al-Bukhary.

Beliau adalah seorang imam kaum muslimin dalam bidang hadits, pengarang kitab Shahih al-Bukhary kitab yang paling shahih setelah al-Quran dan kitab-kitab lain seperti al-Tarikh al-Kabir dan al-Adab al-Mufrad. Ia wafat di sebuah desa bernama Khartank dekat dengan Bukhara (Uzbekistan) pada usia 62 tahun. [Siyar A’lam al-Nubala’, Jilid 12, hlm. 468].

Para ulama besar di zamannya telah mengakui akan keilmuannya, Ibnu Khuzaimah berkata:

“Aku tidak pernah melihat seseorang di atas permukaan bumi yang lebih berilmu tentang hadits daripada Muhammad bin Isma’il al-Bukhary.”

Al-Imam al-Bukhary berkata tentang dirinya sendiri:

“Aku diberikan petunjuk sehingga mudah menghafalkan hadits sedangkan aku masih di kuttab anak-anak ketika usia 10 tahun.”

Ia juga berkata tentang kitabnya Shahih al-Bukhary:

“Aku menyusun kitabku ini selama 16 tahun, aku menyeleksinya dari 600.000 hadits, dan aku menjadikannya sebagai hujjah yang membelaku kelak antara diriku di hadapan Allah Ta’ala.

Related Articles

Stay Connected

8,168FansLike
1,010FollowersFollow
500FollowersFollow
- Advertisement -spot_img

Latest Articles